Mesin Pencari

Jumat, 11 Maret 2011

ASAL USUL SEJARAH LIGA INDONESIA

Liga Indonesia adalah kompetisi sepak bola antarklub di Indonesia.
Liga Indonesia diselenggarakan pertama kali pada tahun 1994 dan merupakan penggabungan dari 2 kompetisi sebelumnya, Liga Sepak Bola Utama (Galatama) dan Perserikatan.
Liga Indonesia berada di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Saat ini, Liga Indonesia dibagi menjadi lima tingkat:

ASAL USUL SEJARAH LIGA INDONESIA
Hingga tahun 1979, kompetisi sepak bola nasional di Indonesia diselenggarakan secara amatir, dan lebih dikenal dengan istilah "Perserikatan".

Pada tahun 1979–80 diperkenalkan kompetisi Liga Sepak Bola Utama (Galatama). Meski demikian, baik Perserikatan maupun Galatama tetap berjalan sendiri-sendiri.
Galatama merupakan kompetisi sepak bola semi-profesional yang terdiri dari sebuah divisi tunggal (kecuali pada musim tahun 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi).

Pada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, memadukan fanatisme yang ada di Perserikatan dan profesionalisme yang dimiliki Galatama.
Dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Liga Super Indonesia sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi tingkat teratas.


Daftar Juara Liga Indonesia


Tahun 1994 - 1995
Divisi Utama : Persib Bandung
Divisi Satu : Persikab Bandung
Divisi Dua : Persikabo Bogor


Tahun 1995 - 1996
Divisi Utama : Mastrans Bandung Raya
Divisi Satu : PSP Padang
Divisi Dua : Persikota Tangerang


Tahun 1996 - 1997
Divisi Utama : Persebaya Surabaya
Divisi Satu : Persikota Tangerang
Divisi Dua : -

Tahun 1997 - 1998
Divisi Utama : Dihentikan Karna Kerusuhan Politik
Divisi Satu : Dihentikan Karna Kerusuhan Politik
Divisi Dua : Dihentikan Karna Kerusuhan Politik

Tahun 1998  - 1999
Divisi Utama : PSIS SEMarang
Divisi Satu : PSPS PEkanbaru
Divisi Dua : PS PALembang

Tahun 1999  - 2000
Divisi Utama : PSM Makasar
Divisi Satu : Persita Tangerang
Divisi Dua : -

Tahun 2001
Divisi Utama : Persija Jakarta
Divisi Satu : PSIS SEmarang
Divisi Dua : -

Tahun 2002
Divisi Utama : Petrokimia Putra Gresik
Divisi Satu : Persik Kediri
Divisi Dua :Persid Jember


Tahun 2003
Divisi Utama : Persik Kediri
Divisi Satu : Persebaya Surabaya
Divisi Dua : Persekabpas Pasuruan


Tahun 2004
Divisi Utama : Persebaya Surabaya
Divisi Satu : Arema Malang
Divisi Dua : Persibo Bojonegoro


Tahun 2005
Divisi Utama : Persipura Jayapura
Divisi Satu : PSIM Jogjakarta
Divisi Dua : Persiku Kudus
Divisi Tiga : PSIR Rembang


Tahun 2006
Divisi Utama : Persik Kediri

Divisi Satu : Persebaya Surabaya
Divisi Dua : PSIR Rembang
Divisi Tiga : Perseta Tulungagung

Tahun 2007
Divisi Utama : Sriwiijaya FC

Divisi Satu : Persibo Bojonegoro
Divisi Dua : Persires Rengat

Divisi Tiga : Persem Mojokerto

Tahun 2008 - 2009
Liga Super :Persipura Jayapura
Divisi Utama : Persisam Putra Samarinda
Divisi Satu : PS Mojokerto Putra
Divisi Dua : Barito Putra

Divisi Tiga : Persikotas Tasikmalaya


Tahun 2009 - 2010
Liga Super :Arema Indonesia
Divisi Utama : Persibo Bojonegoro
Divisi Satu : Persekam Metro FC Semarang
Divisi Dua : Persikasi Bekasi

Divisi Tiga : Persewar Waropen


Runner Up Liga Indonesia

  • 1994-1995  : Petrokimia Putra
  • 1995-1996  : PSM Makassar
  • 1996-1997 : Bandung Raya
  • 1997-1998 – Kompetisi tak rampung / Dihentikan
  • 1998-1999  : Persebaya Surabaya
  • 1999-2000  : PKT Bontang
  • 2001  : PSM Makassar
  • 2002  : Persita Tangerang
  • 2003  : PSM Makassar
  • 2004  : PSM Makassar
  • 2005  : Persija Jakarta
  • 2006  : PSIS Semarang
  • 2007  :  PSMS Medan
  • 2008-2009  : Persiwa Wamena
  • 2009-2010  : Persipura Jayapura

Sabtu, 26 Februari 2011

Asal Usul Blogger

Sejarah 
  • Pada 23 Agustus 1999, Blogger diluncurkan oleh Pyra Labs, dan menjadi salah satu layanan publikasi blog pertama di dunia.
  • Pada Februari 2003, Pyra Labs diakuisisi oleh Google. Akuisi oleh Google tersebut membuat sejumlah fitur premium Blogger yang sebelumnya dikomersialkan oleh Pyra Labs menjadi layanan yang sepenuhnya gratis untuk pengguna. Sekitar setahun kemudian, salah satu pendiri Pyra Labs, Evan Williams, mengundurkan diri dari Google.
  • Pada 2004, Google membeli Picasa; lalu mengintegrasikannya dengan layanan Blogger sehingga pengguna Picasa dapat mempublikasikan koleksi foto miliknya ke situs blog yang dimilikinya di Blogger.
  • Pada 9 Mei 2004, Blogger memperkenalkan beberapa perubahan mendasar pada sistem publikasi blognya, meliputi penggunaan templat CSS (Cascading Stylesheet), halaman arsip individual untuk masing-masing posting, komentar, dan posting melalui email.
  • Pada 14 Agustus 2006, Blogger meluncurkan versi terbaru (masih dalam tahap beta) dengan nama kode “Invaders”. Versi terbaru ini memigrasikan pengguna layanan Blogger ke server milik Google, selain menambahkan beberapa fitur baru.
  • Mei 2007, seluruh layanan Blogger secara resmi telah dipindahkan dan dioperasikan di server milik Google.

   kemudian  ....................................................... 

Desain Ulang 
  • Seiring dengan migrasi layanan Blogger ke server Google, beberapa fitur baru diperkenalkan, meliputi pengaturan label, antarmuka penataan templat dengan cara geser-dan-letakkan (drag-and-drop), ijin pembacaan blog, dan opsi web feed yang baru.
 
Integrasi 
  • Toolbar Google memiliki fitur “BlogThis!” yang mengijinkan toolbar pengguna dengan akun Blogger untuk memposting tautan langsung ke blog mereka. 
  • Blogger mendukung layanan Google AdSense sebagai sebuah cara bagi pemilik blog untuk mendapatkan penghasilan dari blog mereka.
  • Blogger menawarkan dukungan blog multi-pengarang, yang memungkinkan pengguna membuat sebuah blog untuk kelompok (group blog). 
  • Blogger menawarkan fitur pengubahan templat, yang mengijinkan pengguna mengubah desain templat blog sesuai keinginan mereka. Bagi pengguna yang memiliki kemampuan pemrograman atau pemahaman kode CSS, fitur ini sangat berguna karena memungkinkan mereka merancang desain blog miliknya sendiri, antara lain dengan menambahkan sejumlah menu, dan kolom.

Kamis, 10 Februari 2011

ASAL USUL BOLA VOLY

SEJARAH BOLA VOLI
Permainan bola voli yang kita kenal sekarang ini ada dua sistim yakni sistim internasional dan sistim timur jauh. Perbedaan kedua sistim ini terletak pada jumlahpemaindanukuranlapanganyangdigunakan. Permainan bola voli yang kita kenal sekarang ini terutama oleh anak-anak sekolah dan masyarakat adalah sistim internasional. Sistem internasional dibentuk pada tahun 1895 di Holyoke, Amerika bagian Timur dan sebagai pelopornya William Morgan dari YMCA.
Semula permianan bola voli ini diberi nama ” Mintonette”. Permainan bola voli mirip dengan permainan badminton kemudian namanya voley ball yang artinya memvoli bola bergantian melalui net.Bangsa Indonesia mengenal permainan bola voli pertama kali dari orang-orang Belanda pada waktu zaman penjajahan. Perkembangan bola voli di Indonesia berkembang dengan cepat, sehingga pada tanggal 22 Januari 1955 terbentuklah Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di Jakarta atas prakarsa Wim. Latumeten.Sedangkan Federasi bola voli seluruh dunia atau International Voley Ball Federation (IVBF) didirikan pada tahun 1948 di kota Paris Perancis.Sebelum bermain bola voli terlebih dahulu terdapat beberapa aspek yang harus dipelajari agar dapat bermain dengan baik dan benar. Aspek atau teknik dasar tersebut antara lain :
1. Servis (pukulan awal)
2. Passing (menahan bola)
3. Smash (pukulan keras dan tajam)
4. Block (membendung serangan)
Lapangan
1. Panjang Lapangan : 18 m
2. Lebar Lapangan : 9 m
3. Lebar Garis : 5 cm

Net/Jaring
1. Panjang Net : 9,5 m
2. Lebar Net : 1 m
3. Mata Jaring : 10 cm
4. Tinggi tiang Putera : 2,43 m
5. Tinggi tiang Puteri : 2,24 m
6. Antene rood line : 10 cm
7. Tinggi/panjang antene : 1,80 m
8. Garis tengah diameter : 1 cm

Bola
1. Keliling : 65-67 cm
2. Berat bola : 250-280 gram
3. Tekanan udara : 0,48-0,52 kg/cm
4. Jalur bola : 12-18 jalur

Pemain
1. Jumlah Pemain inti : 6 orang
2. Jumlah Cadangan : 6 orang
Lama Permainan
1. Permainan ditentukan dengan set, dalam satu set permainan dianggap telah selesai apabila regu atau tim mencapai nilai 25 point. Apabila terjadi nilai 24-24 maka di cari selisih 2 angka/point sampai tak terhingga.
2. Permainan menggunakan sistim two winning set (dua kemenangan) atau
3. Permainan menggunakan sistim tre winning set ( tiga kemenangan)

Wasit/Refree
1. Pertandingan dipimpin oleh 2 orang wasit ( wasit 1 dan wasit 2)
2. Wasit dibantu oleh 4 orang penjaga garis (lines man) dan
dibantu oleh 1 orang pencatat score

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates